Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2024

Rintihan Suara

 Rintihan hatiku yang berderu dengan isi pikiranku yang ingin diungkapkan. Namun, tak mampu aku menyampaikannya, kemana aku harus mengatakannya. Apakah ada yang mau mendengarkan suaraku. Apakah ada yang mampu mendengarkan rintihanku. Kecuali Tuhan? Aku selalu menyadari yang mana bagianku, karena semuanya akan Tuhan tanyakan kepadaku. Aku tidak boleh mengambil yang bukan punyaku bila pun aku diberi. Karena sesuatu yang bukan punyaku bukanlah milikku. Aku harus berjuang mencari milikku sendiri Apakah ada tempat yang menyenangkan jiwa ini selain daripada Tuhan Namun, benar aku berharap aku bisa menyanyikan lantunan lagu ini yang sudah aku ciptakan dari dahulu kala Bilakah menariku sekarang apakah ada yang mampu melihatnya Bilakah tatapanku ada yang memandangnya  Mendengar jeritan tangisku yang tak kunjung mereda Kerelaan hati dan pikiran membuatku harus bisa kuat Apakah aku bisa melupakan? Apakah aku bisa merangkak keluar dari pikiran ini? Mengapa hal itu terus terkumandang di be...

Moment of Waiting

 Dalam diamku memasuki relung hatiku yang membiarkan aku untuk terbang pada pemikiran yang aku harapkan, namun rintihan hati memasuki jiwa. Tetes air mata ku mengalir di pipiku. Apakah keruntuhan pemikiran itu telah melalui masa batasnya kasih yang telah dia lakukan? Dalam gelap, penantian seakan ingin terkoyakkan akan hati yang menahan dalam diam. Kerinduan yang sangat ingin dinantikan hanya mampu bertanya, akankah? Namun, resiko akan penantian tidaklah diketahui kapan akan terlaksana. Biarlah angan dan asa yang berkelana hendak pergi pada ketinggian yang tak mampu untuk dicapai. Karena hati yang telah berkelana pada ketinggian yang tak mampu untuk dibendung itu sering untuk ditutup, daripada akan terus untuk dibuka kembali yang menyiratkan keraguan dan ketakutan.  Pengharapan tak boleh lagi dibiarkan untuk merusak pemikiran yang tak akan pernah habisnya. Ucapan yang penuh harap harus ditutup rapat. Arah mata angin yang menatap ke depan tak akan lagi mampu menatap. Emosi yang...