Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Terima Kasih Yesus

 Hari ini aku menulis dengan tangis penuh haru dan kebahagiaan yang luar biasa. Aku sangat peuh dengan rasa syukur yang begitu melimpah yang diberikan Yesus kepadaku. Ya Yesus, Engkau sangat baik, sangat baik sekali. Hingga saat ini pun Engkau tetap berjuang untuk selalu membawa kedamaian dan ketenangan dikala aku tidak mengetahui langkah apa yang harus ku ambil dikala aku bingung dan bimbang. Kepercayaan diriku hilang seketika, di saat juga orang - orang di sekitar ku tidak percaya kepadaku. Namun, Engkau dengan penuh setia tetap percaya kepadaku bahwa aku akan bisa bertahan. Engkau hanya meminta kepadaku untuk aku juga percaya kepadaMu, akan setiap usaha ini akan berbuah manis bila aku tetap penuh setia juga kepadaMu. Terima kasih hari ini aku dapat mendengarkan indahNya kasihMu. Aku dapat mendengan firman dan dibantu untuk merenungkan makna dari perumpaan yang Engkau berikan kepada kami umatMu. Ya Yesus, Engkau memberikan perumpaan tentang talenta yang diberikan kepada segenap u...

Gadis Kecil

Para gadis kecil yang telah beranjak untuk dapat berdiri di atas kakinya, namun betapa indahnya kasihMu Tuhan memberikan aku menjadi bagian dari hari - hari mereka yang di kala tawa, tangis serta haru yang berderu di dalam dada. Pikiran berkecambah mengatasi segala waktu, sebegitukah aku mampu tanpaMu? Tak bisa ku langkahkan lagi cerita itu bertumbh dalam dekapMu yang selalu mampu mengalahkan kalut dalam pikiranku. Cerita cerita lucu yang mewarnai hari - hari mereka yang tercipta menjadi sebuah pengalaman hidup bagi mereka, namun ternyata hari - hariku begitu indah dengan kelucuan yang mereka berikan dan menjadi bagian hidup yang takkan tergantikan. Keraguan selalu muncul, keheningan menciptakan kelangkaan akan berpikir.  Esok tak tahu akan kah terjadi Esok akankah menjadi Esok akankah berbunga Esok akankah Halus dan tulusnya ucapan mereka yang selalu menanti Menanti akan ketidakpastian yang berselang menuntun pikiran untuk selalu positif Ketulusannya menghangatkan jiwa, memban...

Arahkan

Kesengsaraan pembawa nikmat  Kesengsaraan itu membawa diri kepada kristus  Kesengsaraan itu tidak menimbulkan pertanyaan kenapa, mengapa  Namun tarikan nafas yang mengharuskan untuk tetap percaya, penuh pengharapan dan keyakinan Bukankah bila tak ada si sengsara kita tak akan megerti akan arti kerja keras atau pun arti dari kebahagiaan yang sebenarnya Kesengsaraan itu menunjukkan kita tidak akan bisa mengubah isi pikiran orang lain  Kesengsaraan itu menunjukkan kita tidak bisa memaksa orang lain untuk membantu kita  Kesengsaraan itu menunjukkan apakah kita masih bisa menaruh belas kasih kepada yang juga mengalami kesengsaraan Kesengsaraan itu menunjukkan apakah diri ini menjadi lebih egois dari yang sebelumnya  Kesengsaraan itu menunjukkan seberapa kuat kaki itu berdiri menopang akan arah angin kuat yang berhembus  Kesengsaraan itu menunjukkan pengendalian diri untuk teguh Kesengsaraan itu menunjukkan bagaimana proses pemikiran kita tentang dunia ini a...

Kapankah itu

Menunggu untuk mencari waktu yang tepat yang menurut mereka bukanlah hari kemarin, hari ini atau pun hari esok.  Kala senja berlalu dengan sendirinya, tiap tiap hari.  Mengarahkan pandangan bahwa senja pun tetaplah menjadi sama.  Perkiraan yang tiada habisnya. Menghabiskan keluh kesah menjadi risaunya.  Cibir di dinding bila pun tebal terasa lebih tipis dari perkiraan.  Haus akan kisah kalbu yang menyoroti ruang waktu. Mengapa bila pun terjadi perjalanan apa yang akan menanti?  Asap hitam mengepul dalam jiwa. Hendak menyuarakannya.  Namun akankah ada yang mendengar?  Akankah hari itu akan muncul?  Menyampaikannya saja ternyata butuh waktu.  Akankah masih ada waktu ataukah bibir itu masih sanggup untuk membicarakannya di kala kata mereka harinya adalah hari itu. Pikiran bercabang menelungkupan harapan itu yang telah berubah menjadi ego.  Riak riak di balik selimut itu akankah tersampaikan?  Bilalah mungkin, getar getar bibir yan...

Beranikah

Kemampuan seseorang bisa meningkat bila otak diasah atau dilatih  Namun itu semua tergantung dari pemahaman dan pengetahuan serta pengalaman dalam melihat setiap sudut hingga menjadi bijksana Pemikiran sepihak timbul akibat perjalanannya bisa saja hanya dalam lingkaran yang membuatnya nyaman atau memang dia sebenarnya mengetahui kekelaman dan hitamnya dunia hingga dia menciptakan dirinya dalam arti egosentrisme  Bijaksana dalam melihat setiap sudut mungkin membantu dalam menjalani kisah. Namun apakah semakin melihat setiap sudut menjadikan diri lebih terbuka atau kah membuat diri sendiri menjadi lebih terlupakan Pemikiran banyak dipengaruhi oleh sebab yang diterima. Seseorang yang menanamkan nilai atas sebuah kisah hingga menciptakan pemikiran sedari kita kecil. Juga bisa saja seseorang yang kita anggap mempunyai pemikiran yang luar biasa hingga kita menjadikan diri sama untuk berpikiran sama dengan orang tersebut  Fakta yang ada sering orang orang tidak menginginkannya ...

Kisah Penghantar Kebenaran

Mereka yang mempunyai pengalaman tentang sebuah kisah akan menuliskannya. Di sebuah  lembar putih seakan percaya kepada mereka yang membacanya memiliki pengetahuan Tua dan muda akankah mendekat di sebuah pemikiran klasik akan menjadi rentan oleh pengalaman dan pengetahuan? Radar pemikiran juga meningkatkan keinginan untuk turut merasakan dan mengalami kisah muda. Laju akan tawa dan tangis yang meratap di wajah menjadi gambaran di usia senja Bilakah yang tua melihat langit riuh akan turunnya hujan mengharapkan titisan airnya takkan menjatuhkannya ke bumi Bilakan yang muda mengharapkan titisan air langit dapat menarikknya menari bersamanya Ataukah sebaliknya? Ya dan tidak.... Manakah yang benar atau manakah yang seharusnya? Mawar berduri memiliki warna warna dengan peminat berbeda, akankah itu merah ataukah putih Menjadi muda menjadi tua Kisah menjadi perdebatan untuk menjadi lebih bijaksana