Beranikah

Kemampuan seseorang bisa meningkat bila otak diasah atau dilatih 
Namun itu semua tergantung dari pemahaman dan pengetahuan serta pengalaman dalam melihat setiap sudut hingga menjadi bijksana
Pemikiran sepihak timbul akibat perjalanannya bisa saja hanya dalam lingkaran yang membuatnya nyaman atau memang dia sebenarnya mengetahui kekelaman dan hitamnya dunia hingga dia menciptakan dirinya dalam arti egosentrisme 

Bijaksana dalam melihat setiap sudut mungkin membantu dalam menjalani kisah. Namun apakah semakin melihat setiap sudut menjadikan diri lebih terbuka atau kah membuat diri sendiri menjadi lebih terlupakan Pemikiran banyak dipengaruhi oleh sebab yang diterima. Seseorang yang menanamkan nilai atas sebuah kisah hingga menciptakan pemikiran sedari kita kecil. Juga bisa saja seseorang yang kita anggap mempunyai pemikiran yang luar biasa hingga kita menjadikan diri sama untuk berpikiran sama dengan orang tersebut 

Fakta yang ada sering orang orang tidak menginginkannya ataupun menghindarinya. 
Seakan drama kehidupan bertentangan menjdi imajinasi. 
Ketakutan menjadi penyebabnya. 
Pengetahuan menciptakan seseorang cerdas namun apakah dia berani untuk mengungkapkan akan kebaikan yang telah tertata baik pada dirinya ataukah beranikah dirinya bahwa bukan hanya dirinya yang mendapatkan tatatan rapi tersebut. 
Kebijaksanaan selalu menjadi patokan. 

Namun hal itu pun benar Agar tak hanya melihat dari satu sudut saja. 
Kebijaksanaan memampukan diri membangun tembok untuk menghindarkan diri dari ketidakpastian perjalanan 
 Pemikiran tidak akan pernah habisnya. 
Orang orang yang mempunyai kemampuan meneliti kelikuan pemikiran yang ada pada mereka akan selalu bisa mempengaruhi pemikiran semua orang untuk mengikutinya seperti pembicaraan di balik dinding itu, hingga timbul pemikiran bila tak melihatnya, mengikutinya akan menciptakan seseorang ketinggalan zaman. 
Namun banyak pihak pihak mengatakan hal tersebut menjadi ajang pembodohan kepada pihak pihak yang tidak ataupun belum menemukan kebijaksanaan diri dalam pemahaman yang terjadi dan yang menjadikan otak manusia terhipnotis untuk menghabiskan waktu di dalamnya. 

Kebijaksanaan yang menariknya keluar dari kelutnya pemikiran yang semula tipis menjadi tumpul akibat pemahaman yang tidak berimbang dengan pengetahuan dan pengalaman juga tentang penerimaan akan fakta fakta yang memang telah terjadi ataupun akan terjadi 
Bukankah intuisi juga berperan demikian?? 

Mungkin benar bukan si perasaan yang berperan selama ini, namun benar pemikiranlah yang menjadikan manusia itu terpenjara oleh sudut pemikirannya sendiri atau juga sudut pemikiran yang ditanamkan oleh pihak lain ataupun kelompok lain 
Mungkin benar berdiam diri, merefleksikan diri dan mempertanyakan pertanyaan pertanyaan tersebut juga akan membantu untuk menguji diri sendiri 

Peluang untuk keluar dan bertahan menjadi dua hal yang menimbulkan pertanyaan kembali. 
Apakah benar yang kulakukan ini adalah benar? 
Mengenali diri sendiri dan mengenali pemikiran sendiri menimbulkan ketakutan tersendiri juga bisa menimbulkan pertanyaan akankah diri sendiri menerima fakta tersebut? 

Siapakah yang harus menerima? 
Diri sendiri ataukah mereka yang berada di luar tembok sana? 
Bila diri sendiri tidak mampu bertahan bukankah mereka yang di luar tembok sana pun perlu untuk menopangnya 
Menantang pemikiran sendiri akan menggetarkan rasa penasaran 
Benar kata mereka..mengenal diri sendiri itu berarti berani menguji diri namun harus berani ambil resiko dari pemikiran itu sendiri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

On Peace

Pengenalan Diri Sendiri

Hati