Pengenalan Diri Sendiri
Sejenak aku menyerukan suara harapan mengenai peristiwa Menyimak dengan seksama tentang pilihan yang selama ini dilakukan Apakah sebenar memenuhi ekspresi atau pun espektasi diri? Mulai mempertanyakan, kepada siapa pilihan itu ditunjukkan Bila merenungi kepada manusia mana diri ini ditunjukkan Apakah benak itu membuatnya hanya untuk dipertontonkan Ataukah mempertanyakan pilihan itu untuk menyuguhkan kelana yang hanya untuk dilihat Dahulu aku menyumbang dengan niat tulus Namun dibayarkan dengan kegelisahan yang ternyata hanya untuk diuntungkan Kalimat demi kalimat setiap hari berusaha untuk diubah kepada ketulusan Prasangka baik itu tertanam dalam diri Perjalanan demi perjalanan mengudara Dalam diam Dalam tangis Dalam relungan Akhirnya menertawakan diri Apa yang selama ini ku jalani bukan untukku tapi hanya untuk memenuhi ekspetasi keegoisan? Apakah selama ini aku hidup untuk diri ku? Apakah selama ini jiwaku tentram dengan semua pilihan untuk memenangkannya?...