Terima Kasih Yesus
Hari ini aku menulis dengan tangis penuh haru dan kebahagiaan yang luar biasa. Aku sangat peuh dengan rasa syukur yang begitu melimpah yang diberikan Yesus kepadaku. Ya Yesus, Engkau sangat baik, sangat baik sekali. Hingga saat ini pun Engkau tetap berjuang untuk selalu membawa kedamaian dan ketenangan dikala aku tidak mengetahui langkah apa yang harus ku ambil dikala aku bingung dan bimbang. Kepercayaan diriku hilang seketika, di saat juga orang - orang di sekitar ku tidak percaya kepadaku. Namun, Engkau dengan penuh setia tetap percaya kepadaku bahwa aku akan bisa bertahan. Engkau hanya meminta kepadaku untuk aku juga percaya kepadaMu, akan setiap usaha ini akan berbuah manis bila aku tetap penuh setia juga kepadaMu. Terima kasih hari ini aku dapat mendengarkan indahNya kasihMu. Aku dapat mendengan firman dan dibantu untuk merenungkan makna dari perumpaan yang Engkau berikan kepada kami umatMu.
Ya Yesus, Engkau memberikan perumpaan tentang talenta yang diberikan kepada segenap umatMu seperti mereka yang diberikan talenta masing masing akan berbuah karena melakukan tugas yang diberikan tuannya. Namun, mereka yang tidak melakukan tugas akan ditempatkan ke dalam kegelapan. Seseorang pernah berkata, seringkali kita hanya memahami bakat - bakat, talenta - talenta dan mengembangkannya hanya untuk diri kita sendiri. Namun, akan lebih baik lagi anugerah yang diberikan oleh Yesus itu juga mengembangkan injil yang kita terima dan inilah anugerah Allah yang utama untuk kita orang beriman. Kalo ada talenta-talenta lain yang kita sering sebut bakat-bakat atau anugerah lain itu adalah sarana untuk mengembangkan iman kita. Perumpaan yang Engkau berikan mengarahkan pandangan segenap umatMu kepada hari kedatanganMu dan pengadilan terakhir. Penilaian terakhir kepada umatMu sangat berhubungan dengan tingkah laku kami terutama di masa sekarang. Tingkah laku yang mencerminkan sikap kami terhadap anugerah yang Engkau percayakan kepada kami terutama anugerah injilMu, kabar gembira dan keselamatan yang Engkau janjikan kepada kami dan Engkau mengajak kami untuk selalu hidup dalam kasih. Engkau memberikan anugerah masing masing kepada kami.Setiap anugerah yang Engkau berikan bukan hanya sekedar hadiah yang bisa sesuka kami melakukan apa saja. Namun, anugeraMu adalah modal bagi kami yang harus dijalankan dengan tanggung jawab. Engkau mengundang kami untuk menerima anugerah injil namun juga untuk menyebarkan kerajaanMu dengan hidup seturut kehendakMu. Saling mengasihi melalui kesaksian hidup. " Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang saidaraKu yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.'' (Matius 25: 40). Kunjungan kepada mereka yang sakit, memberikan pakaian kepada yang membutuhkan, kunjungan kepada saudara di penjara. Perhatian dan kasih dibutuhkan oleh setiap orang. Dengan anugerah injil yang Engkau berikan semoga kami dapat menyatakan kerajaan Allah di dunia ini. Semoga kami dapat selalu mengasihi Allah dan mengasihi sesama dan semoga kami dapat menggunakan modal yang Engkau berikan dan dapat memperoleh laba bagi Engkau. Semoga dengan kesaksian sebagai muridMu memperoleh keselamatan bagi jiwa jiwa yang membutuhkan. Kebahagiaan anugerah yang Engkau berikan, sukacita serta setiap rahmat yang Engkau berikan kepada ku, kepada kami tidak berhenti hanya di kami saja. Setiap tantangan untuk menyatakan setiap kebaikan yang Engkau berikan sering kami menemui tantangan, baik itu dari sekitar kami. Tidak disukai, tidak dianggap, disepelekan, menerima banyak perkataan kasar namun Engkau nyatakan untuk tetap semangat melangkah ke depan. Bila kami tidak turut ambil bagian akan kebaikanMu kepada kami, kami sendiri pun akan kehilangan kabar baik itu. Engkau menyatakan bagi kami kesetiaan yang tiada tara, Engkau berjanji kepada kami bila kami turut serta bersamaMu, Engkau akan menghantar kami ke dalam kehidupan kekal bersamaMu. Kematian itu pasti, kedatanganMu pasti, namun persiapan harus. Semoga dengan mengembangan anugerah yang Engkau berikan mengasihi Allah, mengasihi sesama menjadi persiapan kami yang menanti kedatanganMu.
Terutama hari ini adalah hari orang miskin sedunia, mengasihi dan membantu yang membutuhkan dan itu adalah tanda yang agung dan indah, yang Engkau berikan kepada kami sebagai pengingat akan anugerah persahabatan dengan orang-orang miskin. Persahabatan yang menyertai dan membantu kami memahami kehidupan. Engkau yang memanggil kami sahabat dan memberikan kami ruang untuk mengambil bagian dalam sukacitaMu. Sukacita itu adalah anugerah. Anugerah yang meminta untuk tidak disia-siakan, untuk tidak diabaikan atau diremehkan, melainkan untuk disambut dengan rasa syukur. Karena kekerasan hati hanya akan memberikan rasa tidak perdaya dan rasa takut pada diri sendiri, yang mengakibatkan perasaan takut untuk bertemu dengan sesama dan akan menghentikan hati dari sikap untuk mencintai sesama. Takut akan kehilangan apa yang telah dimiliki akan menjadikan kami hidup penuh kegelisahan dan kesesakan, yang akan mengubur anugerah cinta yang telah Engkau berikan kepada kami yang akhirnya kami akan kehilangan semuanya. Namun, Engkau menyatakan kepada kami kehidupan yang diberikan dalam bentuk waktu, kekuatan, energi dan persahabatan tidak aka pernah hilang namun akan berlipat ganda.
Semoga kebahagiaan ini tidak berhenti hanya di aku saja ya Yesus
Jadikanlah aku alatMu, semoga menjadi berkat bagi mereka yang membutuhkan
Komentar
Posting Komentar