Awal ku menjadi
Kisah ini berawal dari sebuah tulisan yang mengungkapkan kederhanaan seorang perempuan yang memberikan diri seutuhnya kepada pencintanya. Ya dia adalah Santa Teresa dari Kalkuta.
Kecintaannya luar biasa kepada Yesus Kristus. Mengalami kehidupan dan mengerti mengenai makna kehidupan dengan memberikan diri kepada orang orang yang terpinggirkan, yang ditinggalkan di kota Kalkuta, India.
Hati dan pikiran bergejolak dan membuat sebuah pemikiran. Mengapa?
Dan dia pulalah yang mengantarkan aku kepada Perawan Bunda Maria. Aku datang dan aku disambut olehNya.
Apakah kisah ini masih berjalan? Sangat berjalan dan sangat terasa keriuhan yang dialami oleh jiwa ini. Perbuatan baik yang selalu diungkapkan Santa Teresa Kalkuta memberikan aku kekuatan untuk tidak patah semangat dalam mengarungi dunia.
Dari sini aku melangkah maju semakin dekat dengan para kudus yang juga memberikan diri mereka kepada Yesus. Kala kita berbuat baik tidaklah segampang yang kita bisa lakukan. Banyak orang yang menganggap itu semua adalah sikap yang tidak perlu dilakukan. Sikap yang seakan mencari untung saja. Sikap yang seakan sengaja untuk kemudian dapat disanjung.
Bila memikirkan perkataan demikian perbuatan baik tak ada gunanya bila dilakukan bukan. Namun kisah itu juga mengatakan dengan berbuat baik kau pun akan dimanfaatkan. Sering dimintai tolong dan mengakibatkan dirimu tidak mudah unuk menolak itu semua. Sementara dirimu sulit untuk meminta tolong kepada orang orang itu.
Namun saat kau kembali mengingat perjumpaanmu dengan Bunda Maria melalui perantaan Santa Teresa Kalkuta sama seperti yang dia katakan bila apa pun terjadi, tetaplah berbuat baik karena itu semua akhirnya akan menjadi urusanmu dengan Allah Bapa.
Setiap kisah sudah diatur, setiap peristiwa sudah diatur. Tetaplah bertahan dan tetaplah semangat.
Harapan adalah Dia Yesus Kristus.
Komentar
Posting Komentar