Tentang Pemberian Diri Seutuhnya
Aku bertanya dalam pandangan yang terlihat dihadapan mata
Mengapa hal itu bisa terjadi?
Bukankah mereka jauh mengerti maknanya dan menaruh seluruh kehidupan di dalamnya
Apakah hal itu terlalu melelahkan bagi mereka untuk berdiri barang sejenak saja untuk memberikannya kepada jiwa-jiwa?
Apakah pengertiannnya sudah berubah?
atau diri ini seakan sok pintar mengerti apa artinya?
Tapi mereka menyempatkan untuk memberikan tangan untuk mendekap jiwa yang bisa mereka
Namun bagaimana dengan jiwa yang berupaya memelihara keselamatan mereka sendiri
Bila jiwa yang tak mampu menampung ungkapan dalam pikiran, kemanakah harus menyuarakannya
Apakah bisa bertanya mengapa hal itu terus menerus dilakukan?
Komentar
Posting Komentar