Because I Travel The World with You

Ah, aku seakan mengerti semuanya. Dunia yang Dia ciptakan untuk kita singgahi sementara. Melakukan hal hal yang kita inginkan. Namun sering kali tidak terwujud.

Mungkin berharap pada seseorang atau hal tersebut yang sering kita lakukan. Bila tidak terwujud, kita sering sakit hati maupun menyesal karena terlalu berharap. Keberharapan yang terjadi kekecewaan pun muncul dan menjadikan kita tidak percaya lagi atas mereka atau apa pun yang dilakukan. Kau seakan berjuang sendiri dan mereka tinggal menikmati hasil.

Kau menciptakan diri menjadi egois, kita membenarkan diri sendiri. Namun berhentilah sejenak, tidak semua sama seperti yang kita pikirkan. Pasti ada satu diantara seribu yang juga melakukan yang kau lakukan. Mungkin kau tidak menyadarinya.

Mungkin terlalu banyak yang kau bayangkan akan terjadi. Terlalu jauh dan terlalu sakit. Apa sebenarnya yang aku lakukan ini adalah benar? Bagaimana menurut mereka? Itulah yang bisa menjadikan dirimu jatuh ke ruang yang paling gelap. Menciptakan dirimu menjadi  same seperti mereka.

Tapi bersyukurlah karena hal itu membuatmu belajar. Apakah harus seperti itu? Pengalaman memberikan pelajaran hidup jauh lebih besar. Pengalaman menjadikan diri menjadi bijaksana dalam bertindak.

Oleh karena itu, berharapmu sepertilah sesuai kehendak-Nya. Berdoalah kepada Dia yang Maha Kuasa. Agar berharapmu tidak pernah putus oleh karena egoismu.

Ingatlah menyusuri waktu tidaklah semudah bermimpi dengan mengharapkan hal tersebut langsung terjadi. Dimana kau pernah kecewa, menyesal hal itu menjadi pengalamanmu di hari berikutnya. Pernah tidak menjadi kenyataan tidaklah salah. Karena sesungguhnya bila semua seturut kehendak Nya harapmu itu akan terjadi. Namun bila tidak maka tidak akan terjadi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

On Peace

Pengenalan Diri Sendiri

Hati