Bantaran Kerinduan

Menara kasih yang tak jemu jemu

Menampakkan puncaknya yang tak kan mampu kamu pecahkan

Mengapa?

Karena lagunya menghantarkan dia pada kerinduan yang sangat mendalam


Pada menara kasih

yang tentu tak memiliki ujung

Senyum itu merekah 

Tawa itu menghantarkan arahnya


Kembali pada kerinduan yang tak terlupakan


Suara gemuruh mungkin hendak membisikkan

Bahwa kau takkan mampu mencapainya

Karena ujungnya seolah bahwa Ia akan terpenjara

Terpenjara akan bisik bisik 


Lagi dan lagi

Gemuruh menciptakan kabut kabut 

Hendak menutup malam malam 

Hingga mata tak kan mampu melihat


Namun suara dan musik indah itu 

Terdengar

Ia mendekat

dan berjalan 


Menuju menara kasih 

yang ia rindukan

Langkahnya perlahan

yang ia rindukan


Menara kasih itu 

yang selalu setia 

dengan cinta dan kasih

Bersama kebenaran 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

On Peace

Pengenalan Diri Sendiri

Hati